Yuhuuuu…I’m back. Alasanku kali ini pengen update blog bermula dari 2 hari lalu (24 Agt 2009), sebenernya dari tgl 24 uda pengen update tapi gara-gara sorenya mendadak demam jadi ya malah terkapar de bukannya update.
Back to topic….cukup curcol (curhat colongan)-nya, jadi 2 hari lalu aku baca sepenggal kalimat yang kira-kira isinya : “smart dan memiliki iman yang kuat…sungguh kombinasi yang langka”. Buat yang mau tau dari mana aku baca tu kalimat bisa japri, kalo ketik asal muasalnya disini takut kepanjangan…hehehehe, tapi kalo anak AIA (esp. STGers) sih mestinya tau tu kalimat dari mana :p. Ok….cerita pun berlanjut, kalimat itu membuat aku jadi berpikir, berarti mungkin kombinasi orang antara otak n iman bisa dikelompokkan antara lain sebagai berikut :
- Pinter n percaya Tuhan
- Pinter n ga percaya Tuhan
- Ga pinter n percaya Tuhan (nah aku disini)
- Ga pinter n ga percaya Tuhan
Sekarang kita coba bahas lebih lanjut satu persatu dari 4 kelompok itu :
1. Pinter n percaya Tuhan
Hmmm…kombinasi yang langka, selain bertumbuh dalam pikiran dia juga bertumbuh dalam iman. Mungkin dengan kecerdasannya dia justru menemukan kebaikan Tuhan, dibalik setiap kesuksesannya dia menyadari ada tangan lain tak terlihat yang menopang dan membantunya. Btw tangan lain tak terlihat itu maksudnya tangan Tuhan lhoh bukan tangan makhluk halus lainnya -.-“.
2. Pinter n ga percaya Tuhan
Kalo yang ini mungkin alasannya sebagai berikut :
- biasanya semakin pintar seseorang logika mereka akan semakin jalan dan pada akhirnya mereka jadi semakin banyak bertanya, antara lain semakin mempertanyakan keberadaan Tuhan yang memang pada dasarnya tidak bisa dilogika, dan karena tidak bisa masuk logika mereka maka diambil kesimpulan kalo Tuhan itu tidak ada.
- Atau mungkin, karena semakin pintar seseorang maka dirasa tidak membutuhkan bantuan pihak lain (atau Tuhan), mereka bisa menyelesaikan semua persoalan dengan (lagi-lagi) logika dan kejeniusan tingkat tinggi mereka.
3. Ga pinter n percaya Tuhan
Kelompok ini mungkin karena ga pinter, ga kreatip makanya percaya-percaya aja kalo dibilang Tuhan tu ada. Hmmm….but wait, kalo aku inget-inget lagi…..kalo aku pribadi ga gitu sih. Dulu aku juga sempat tiba-tiba mempertanyakan tentang Tuhan, tapi belum sempet bertanya-tanya lebih lanjut dah keburu ditampar duluan ama Tuhan, seolah-olah Dia pengen bilang : “woi…sadar woi”. Dari tamparan itu aku merasa ada tangan lain yang lebih hebat n berkuasa dari aku. Tapi selain sakit gara-gara ditampar aku juga nemuin kasih sayang dari sahabat n keluarga, n ntah dari mana aku percaya kalo tangan-tangan mereka itu ya sebenarnya dari Tuhan. Aneh? Ga masuk logika? Emang gan, kadang apa yang kita percaya ga selalu bisa masuk logika.
4. Ga pinter n ga percaya Tuhan
Terus mengenai kelompok yang ke empat….kalo yang ini kira-kira kenapa ya….hmmm…mungkin karena tidak tahu apa yang bisa dipercaya?
Di kelompok mana kalian berada ato pengen berada? It’s up to u (and me) guys. Aku ga bilang orang yang percaya Tuhan lantas selalu lebih baik dari yang ga percaya, karena orang percaya Tuhan juga bukan jaminan kelakuannya selalu baik. Ato mungkin sebaliknya ga percaya Tuhan lebih baik dari yang percaya, lha kalo kelakuannya merugikan orang lain ya ga baik ta? Ato orang pinter lebih baik dari yang ga pinter? Hooo tentu tidak, soalnya aku ga pinter jadi aku ga trima kalo orang pinter dibilang lebih baik…….ga dink, becanda, maksudku bisa jadi kan orang pinter tapi kepinterannya buat nipu ampe merugikan orang lain, nah lhoh, jadi ga baik juga kan. Saiah ini juga bukan sapa-sapa yang boleh bilang kelompok mana yang lebih baik, kita hidup di dunia dikasi kebebasan untuk memilih. Lewat blog ku kali ini aku cuma pengen share aja 1 kalimat simple yang uda bikin aku tertarik. Kalimat yang mana tu? Lha ya kalimat yang tadi itu, “smart dan memiliki iman yang kuat…sungguh kombinasi yang langka”.
Rasanya sekian dulu postingan kali ini, mungkin kalo ada yang mau nambahin, monggooooo….

